INVESTASI WAKAF PRODUKTIF
Revolving working capital untuk memperkuat kapasitas pertumbuhan ekonomi kreatif dan digital melalui Payaman Lab.
*Target imbal hasil dan struktur investasi mengikuti hasil due diligence, kesepakatan para pihak, ketentuan syariah, serta regulasi yang berlaku.
Creative & Digital Agency yang bergerak dari proyek menuju recurring revenue.
Payaman Lab membantu bisnis dan institusi melalui branding, marketing, teknologi digital, produksi konten, dan pengembangan platform.
Creative & Digital Agency
Branding, marketing, website, production, PR, social media, ERP, dan solusi digital.
Project + Recurring
Model pendapatan berkembang dari project-based menjadi retainer dan subscription.
Average Project
Nilai rata-rata proyek yang menjadi basis kebutuhan modal kerja.
Working Capital Gap
Jeda antara produksi proyek dan pembayaran sebagian klien institusional.
Permintaan ada. Tantangannya adalah siklus kas.
Pada proyek institusional, biaya produksi perlu dikeluarkan sebelum invoice selesai dan pembayaran diterima.
Kapasitas peluang proyek dapat berkembang ketika modal kerja tersedia untuk membiayai beberapa proyek secara paralel.
Modal kerja yang tersedia perlu berputar lebih cepat agar tidak menjadi bottleneck terhadap pipeline.
Satu modal kerja menopang tiga mesin pendapatan.
PROJECT REVENUE
Website, ERP, branding, production, PR, event, dan proyek digital institusional.
RECURRING REVENUE
Retainer branding, marketing, social media, SEO, dan pengelolaan komunikasi berkelanjutan.
SAAS REVENUE
POS, online store, WhatsApp automation, billing, subscription, dan recurring monthly payment.
Payaman Lab · Core Services
Website · Branding · SEO · PR Management · Social Media · Digital Production · ERP · SaaS · WhatsApp Automation · Project Management
Pipeline menunjukkan kebutuhan kapasitas yang konkret.
Angka di bawah merupakan informasi pipeline yang tersedia dan tetap memerlukan verifikasi status kontrak/dokumen sebelum menjadi dasar keputusan investasi.
Catatan: pipeline value tidak otomatis sama dengan contracted revenue. Status SPK/PO/MoU, jadwal pembayaran, margin, dan dokumen pendukung perlu diverifikasi pada tahap due diligence.
Modal berputar, bukan sekadar dibelanjakan.
Konsep revolving working capital: modal digunakan untuk menjembatani biaya produksi, kemudian kembali ketika pembayaran klien diterima dan dapat digunakan kembali untuk proyek berikutnya.
Project Funding
Production
Client Payment
Capital Returns
Reinvestment
Ekonomi proyek menjadi basis kebutuhan modal kerja.
Nilai rata-rata proyek berdasarkan data bisnis yang tersedia.
Rentang margin proyek historis sebelum memperhitungkan biaya modal eksternal.
Kisaran biaya pendanaan jangka pendek yang selama ini digunakan untuk menjembatani cashflow.
Tujuan produktif
Modal yang lebih patient diharapkan membantu menjaga margin proyek, meningkatkan kapasitas pengerjaan paralel, dan mempercepat capital turnover.
Struktur indikatif investasi.
Angka berikut adalah ilustrasi berdasarkan struktur komersial yang diusulkan dan bukan jaminan hasil investasi.
Struktur akad, mekanisme imbal hasil, governance, penggunaan dana, dan pengembalian pokok harus ditetapkan setelah due diligence serta review syariah dan legal.
Beyond Financial Return.
Modal produktif diharapkan mengalir ke proyek, tenaga kreatif, vendor, partner teknologi, dan institusi yang membutuhkan transformasi digital.
Projects Enabled
Jumlah proyek yang dapat dibiayai atau ditingkatkan kapasitasnya melalui modal kerja.
Creative Workers Supported
Jumlah tenaga kreatif, developer, freelancer, dan tenaga pendukung yang memperoleh pekerjaan.
Institutions Served
Jumlah perusahaan, lembaga, sekolah, pemerintah, NGO, atau organisasi yang dilayani.
Digital Solutions Delivered
Jumlah website, ERP, SaaS, automation, branding, atau solusi digital yang dihasilkan.
Working Capital
Total Project Value Enabled
Capital Turnover
Angka turnover diisi berdasarkan realisasi penggunaan modal, pembayaran klien, dan reinvestasi selama periode pelaporan.
Capital should not only move.
It should create value.
Proposal lengkap, financial model, dokumen legal, pipeline evidence, dan data pendukung dapat dibahas dalam proses due diligence. Scan QR untuk menyampaikan ketertarikan berdiskusi mengenai program investment ini.